Beranda / Kegiatan Itjen / ​Peringati Sumpah Pemuda, Itjen Kemendikbud Gelar Donor Darah

​Peringati Sumpah Pemuda, Itjen Kemendikbud Gelar Donor Darah

(Jakarta/Itjen Kemendikbud)- Inspektorat Jendral Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Itjen Kemendikbud) bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia DKI Jakarta menyelenggarakan acara Donor Darah dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda yang dilaksanakan di lantai 6 Gedung B Itjen Kemendikbud, Senayan, pada Rabu (1/11/2017) pukul 08.00-12.30 WIB.

Acara Donor Darah ini mendatangkan dr.Nurul Wahdah dan 10 orang anggota timnya dari PMI DKI Jakarta. Acara donor darah ini tidak terbatas pada pegawai Itjen atau Kemendikbud, tetapi terbuka bagi masyarakat secara umum. Setiap pendonor akan diambil darahnya sebanyak 350cc. Petugas dari PMI sigap melakukan tugasnya dari mulai melakukan pemeriksaan darah terhadap calon pendonor, sampai dengan mengambil darah dan memberikan snack bagi pendonor yang telah diambil darahnya.

Inspektur Jenderal Daryanto dan Sekretaris Inspektorat Jenderal Sanusi terlihat di antara beberapa calon pendonor. Para pegawai Itjen baik dari Inspektorat mau pun dari Sekretariat juga ikut berpartisipasi melakukan donor darah. Selain itu, ada juga pendonor dari instansi lain di luar Itjen Kemendikbud, seperti para pegawai dari unit Kemendikbud lainnya dan BRI.

Ditemui seusai melakukan donor darah, Irjen Kemendikbud Daryanto mengaku ini merupakan kali ketiga dirinya mendonorkan darah pada tahun ini. Ia juga menambahkan bahwa dirinya merasakan manfaat dari kebiasaannya mendonorkan darah. “Manfaat setelah mendonorkan darah tubuh menjadi enteng dan tenang. Selain itu meningkatkan rasa sosial, karena bakti sosial kita membantu orang orang yang membutuhkan,” ujar Irjen Daryanto.

Dari kegiatan ini, ada 105 calon pendonor, tetapi hanya 77 orang yang dapat mendonorkan darahnya. Adanya kegiatan donor darah ini sekaligus membantu PMI untuk menyetok darah, mensosialisasi calon pendonor untuk mendonorkan darahnya. Menurut salah satu Petugas PMI Jakarta, di Jakarta sendiri memerlukan stok sampai 700 kantong darah dari 4 golongan darah (A, B, O, AB) per hari. Untuk antisipasi kebutuhan di wilayah Jakarta, PMI DKI Jakarta rutin melakukan kegiatan donor darah di beberapa titik wilayah jakarta untuk menghindari terjadinya krisis darah.(DS/KD)

Baca Juga

wpid-img20171211131115709764691.jpg

Ingin Kenal Ringoman, Yuk Kunjungi Stand Pameran Hari Antikorupsi Kemendikbud! 

(Jakarta/Itjen Kemendikbud) Dalam gelaran festival Hari Antikorupsi Sedunia Tahun 2017, stan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ...