"Kesempatan" Pintu Awal Terjadinya Korupsi


Bandung, (Itjen Kemendikbud) - "Kesempatan"  yang diberikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan pintu awal terjadinya tindak kejahatan korupsi selain faktor penyerta lainnya seperti adanya niat, peluang, lemahnya pengawasan atau ada pula faktor tekanan atasan, demikian Ketua Satuan Pengawasan Internal Itjen Kemendikbud, iswara ketika berbicara di depan pejabat dan tim SPI di lingkungan LPMP Jabar, Bandung, Kamis, 7 Juni 2018.

Undang-Undang dan aturan pendukung lainnya tentang penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas dari KKN sudah dinilai cukup dalam membendung munculnya tindak kejahatan korupsi itu, tetapi faktanya masih ada ASN yang nekat  melanggarnya.

"Ini adalah tugas dan tanggung jawab kita bersama memeranginya", ucap auditor madya pada Itjen Kemendikbud itu.

Pada prinsipnya sudah dibangun berlapis-lapis pertahanan untuk mencegah munculnya KKN tersebut, baik melalui pendekatan manajemen, manajemen resiko maupun pelaksanaan audit internal.

Ia mengemukakan,  penyebab masalah yang ditemukan dilapangan antara lain ketidak patuhan pada peraturan perundang-undangan dalam pengelolaan program kegiatan, kemudian adanyakelemahan penyelenggaraan sistem pengendalian internal yang memadai oleh satuan kerja, selain potret pengelolaan ayang ada di satuan kerja belum memenuhi prinsip efisien, efektif dan ekonomis dalam pengelolaan program kegiatan. (emte)

Tags