Indonesia - Belanda Bangun Model SMK Pertanian


Jakarta, (Itjen Kemendikbud ) – Pemerintah Republik Indonesia dan
Pemerintah Kerajaan Belanda bekerja sama mengembangkan model pendidikan kejuruan  bidang pertanian, dengan menunjuk SMK Negeri 2 Subang  dan SMK Nenegeri 5 Jember sebagai percontohan awal.

Kerja sama kedua negara tersebut ditandai dengan pendatanganan technical arrangement antara M. Bakrun selaku Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Ditjen Dikdasmen Kemendikbud) dan Ferdinand Lahnstein selaku Minister Plenipotentiary/ Deputy Head Of Mission Kedutaan Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, di Jakarta Kamis lalu.


Kegiatan kerja sama kedua negara ini meliputi 1). Penguatan kerjasama antara lembaga pemerintah, sekolah dan industri melalui program kerja bersama dan pengembangan teaching factory; 2). Pengembangan kurikulum, modul pembelajaran, dan standar kompetensi yang selaras dengan industri; 3). Pelatihan untuk guru dan tenaga kependidikan di industri, pelatihan softskill, antara lain communication skill dan social skill, program pelatihan guru dan tenaga kependidikan di Belanda, dan kegiatan pembelajaran di SMK oleh instruktur dari industri; 4). Pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur SMK yang meliputi laboratorium dan teaching factory; dan 5). Pembentukan tim manajemen sebagai pelaksana program.

Beberapa pemangku kepentingan yang terlibat dalam program kerja sama ini, di antaranya Kementerian Pertanian, Kantor Staf Presiden, Kedutaan Besar Kerajaan Belanda Nuffic NESO Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Universitas Wageningen, Mitra industri (mulai dari usaha pembenihan sampai dengan retail).

Tags

SMK