IPB Sukses Kembangkan Sanitizer Dari Sawit


Jakarta, (Itjen Kemendikbud) - Pusat Penelitian Surfaktan dan Bioenergi (SBRC) Institut Pertanian Bogor (IPB) mengembangkan cairan pembersih tangan atau hand sanitizer sawit, demikian ungkap salah satu media di Jawa Barat.

Cairan pembersih tangan dengan campuran gliserol sawit itu diklaim lebih ampuh membunuh kuman hingga 99 persen.

Peneliti Pusat Penelitian Surfaktan dan Bioenetgi (SBRC) IPB Prof. Dr.Erliza Hambali mengungkapkan, pembuatan hand sanitizer sawit ini merupakan salah satu upaya pemulihan dampak Covid-29 bekeriasama antar SBRC IPB dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

"Pengembangan hand sanitizer ini untuk menunjukkan bahwa sawit juga bisa berguna untuk mencegah Covid-19 juga," ujar Erliza .

Menurut Erliza, pengembangan hand sanitizer sawit tersebut merupakan pengembangan potensi sumber daya alam strategis yang memiliki potensi yang sangat besar di Indonesia. Sebagaimana diketahui, saat ini Indonesia merupakan penghasil sawit terbesar di dunia.

Itu sebabnya hand sanitizer sawit perlu dioptimalkan sebagai salah satu produk yang dibutuhkan selama pandemi Covid-19.

"Kita sebenarnya sudah lama mengembangkan produk hand sanitizer tapi untuk sawit gliserol dan lidah buaya ini baru sekarang. Pengembangannya baru sekitar Maret lalu," kata Erliza.

Tags

sawit