Itjen Kemendikbud Optimalisasi Aplikasi Perencanaan Audit Berbasis Risiko


Tangerang Selatan, Inspektorat Jenderal - Dalam mendukung kinerja pengawasan pendidikan dan kebudayaan, Sekretariat Itjen Kemendikbud, Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan (PLP) mengadakan Pembahasan optimalisasi aplikasi perencanaan audit berbasis risiko.

Aplikasi ini dibangun untuk mengakomodir seluruh jenis audit yang di lakukan oleh Inspektorat I, II, III, IV, Investigasi Inspektorat Jenderal Kemendikbud kepada Satkernya masing - masing.

Irjen Kemendikbud, Chatarina Muliana Girsang melalui Vidio Daring Zoom, mengatakan, Saya rasa penting untuk kita mengetahui dan memahami audit berbasis risiko yang seperti apa yang akan kita ciptakan instrumennya, tentu dengan aplikasi ini kita sebagai pengguna berharap agar aplikasi ini mampu memudahkan kita dalam menjalankan tugas di lapangan.

Indikator-indikator yang ada pun harus kita susun sedemikian rupa sehingga mampu menyimpulkan Satker mana saja yang berisiko tinggi. Dengan hadirnya aplikasi ini, saya harap sudah tidak perlu secara manual, karena kita tahu tingkat pemahaman TIK di seluruh Auditor, maupun Satker berbeda-beda, jangan sampai nanti membuat bingung saat bertugas, ucap Irjen.

Sekretaris Itjen Kemendikbud, Thamrin Kasman menambahkan, “aplikasi ini diharapkan mampu menjadi data base Perencanaan Audit Berbasis Risiko yang baik, sehingga memudahkan dalam audit berbasis risiko”.

Kegiatan dibuka oleh Inspektur Jenderal Kemendikbud, Dr Chatarina Muliana Girsang, dan dihadiri Sekretaris Itjen Kemendkbud, Thamrin Kasman, Inspektur IV, Masrul Latif, Kepala Bagian PLP, Harsono, Kepala Bagian Tata Usaha, Sunarto serta perwakilan Inspektur I, II, III, IV, Investigasi dan Pusat Data dan Informasi Kemendikbud.

Pembahasan Optimalisasi Aplikasi Perencanaan Audit Berbasis Risiko dilaksanakan selama tiga hari (12-14 Oktober 2020) di Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan. (Nehru/snt)