Jakarta Tidak Akan Buka Sekolah Sebelum Kondisi Aman


Jakarta, (Itjen Kemendikbud) - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga 18  Juni 2020, setelah itu akan dilihat perkembangan pandemi Copid-19 berikutnya.

Gubernur DKI JakartaAnies Baswedan kepada media menjelaskan perpanjangan masa PSBB ini sebagai masa transisi DKI Jakarta dari wabah virus corona. Perpanjangan ini juga berpengaruh terhadap kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah. 

Anies menegaskan KBM pada tahun ajaran baru 2020/2021 di gedung sekolah tidak akan dimulai sebelum kondisi aman.

Anies menjelaskan tahun ajaran baru memang dimulai pada 13 Juli 2020, namun tidak berarti KBM dilakukan di gedung sekolah.

"Jadi selama kondisi belum aman kegiatan belajar mengajar di sekolah tidak kami lakukan. Karena itu jangan menganggap tahun ajaran sama seperti belajar di sekolah. Ini dua hal yang berbeda, kalender akademik bukan berarti kegiatan belajar di sekolah," ujar Anies saat jumpa pers di Balai Kota, Kamis (4/6/2020).

Anies menambahkan perpanjangan PSBB ini hasil pemantauan perkembangan penanganan wabah virus corona di DKI Jakarta. Dalam data yang didapat masih ada sejumlah wilayah di DKI Jakarta yang masih masuk zona merah atau tingkat penyebaran wabah Covid-19 tinggi.