Jelang Society 5.0, Tiga Profesi Ini Miliki Prospek Cerah


Indonesia sedang bersiap memasuki sebuah era baru, Era Society 5.0. Pada era tersebut nilai karakter harus dikembangkan, empati dan toleransi harus dipupuk seiring dengan perkembangan kompetisi yang berpikir kritis, inovatif, dan kreatif. Kemampuan dalam bidang teknologi diperlukan untuk menghadapi era ini.

Society 5.0 bertujuan untuk menginterpretasikan ruang maya dan ruang fisik sehingga semua hal menjadi mudah menggunakan artificial intelligence dalam penerapannya. Dengan demikian prospek kerja pun semakin luas. Berikut tiga prospek kerja yang dibutuhkan dalam Era Society 5.0:

 

1. Web Developer

Web developer adalah pengembang laman yang bekerja untuk merancang, membuat, dan memelihara situs laman dan aplikasi laman. Peran web developer masa yang akan datang cukup penting karena untuk memperluasnya cakupan pemasaran perusahaan sampai ke ranah digital berupa website.

Web Developer dibagi menjadi tiga. Pertama adalah Frontend, bertugas mendesain dan membangun antarmuka web. Kedua adalah Backend, bertugas mengelola bagian sisi dalam website seperti server, aplikasi dan database. Terakhir adalah Fullstack, bertugas membuat sisi luar dan dalam website.

Untuk menjadi Web Developer harus memahami bahasa pemrograman seperti HTML, CSS, Javascript, PHP, Python, NodeJS, dan SQL.

 

2. Application Developer

Application developer adalah seseorang yang membuat dan menguji aplikasi yang didesain khusus untuk perangkat electronic computing, tidak hanya komputer, melainkan juga smartphone dan tablet. Dengan berkembangnya aplikasi dalam beragam bidang, kebutuhan akan application developer juga terus meningkat.

Semua aplikasi yang kita gunakan sehari-hari merupakan hasil karya seorang application developer. Mulai dari media sosial, gim, penyuntingan foto, hingga m-banking dibuat oleh application developer.

Biasanya, seorang app developer memiliki spesialisasinya sendiri. Secara umum, ada tiga jenis application developer, yaitu mobile app developer, android developer, dan iOS developer.

Untuk menjadi App Developer harus memiliki keterampilan algoritma dan logika pemrograman.

 

3.SEO Specialist

SEO (Search Engine Optimisation) specialist bertanggung jawab untuk selalu mengetahui pembaruan informasi mengenai algoritma Google.

Profesi SEO menjadi penting di Era Society 5.0 bagi perusahaan yang memanfaatkan kanal digital. Selain itu, mereka bertugas untuk mengoptimalkan website sehingga mampu berada pada posisi teratas di halaman pertama Google.

Untuk membentuk sumber daya manusia yang berkompeten agar siap menghadapi Society 5.0, pemerintah melakukan berbagai upaya. Salah satunya membuat program Bangkit (Bangun Kualitas Manusia Indonesia) 2021 di bawah naungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dirjen Dikti Kemendikbud).

Bangkit 2021 adalah program pendidikan gratis yang ditujukan untuk mahasiswa yang ingin mempelajari dasar-dasar teknologi melalui tiga jalur pembelajaran, yakni Machine Learning, Mobile Development (Pemrograman Android), dan Cloud Computing. Program tersebut ditawarkan melalui Kampus Merdeka untuk memilih 3000 siswa yang memenuhi syarat dari seluruh Indonesia.

Diharapkan program Bangkit 2021 dapat menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi bidang teknologi agar siap menghadapi Era Society 5.0.

Seperti kata Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti, Aris Junaidi pada acara Sosialisasi Program Bangkit 2021 (9/1/2021), “Melalui program ini diharapkan dapat lahir talenta-talenta digital dan inkubator-inkubator inovasi di bidang teknologi informasi di perguruan tinggi.”

(ATR)