Kemendikbud Libatkan TNI Bangun Pendidikan Karakter


Jakarta, (Itjen Kemendikbud) -  Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan bersama-sama  dengan TNI saling bekerjasama  memberikan pendidikan karakter kepada siswa sebagai  bentuk pembekalan karakter dan akademis yang kuat guna  menangkal   bahaya radikalisme, narkoba, pornografi  dan efek negatif medsos.  

Direktur Pembinaan SMP Kemendikbud Supriano mengatakan, kedua institusi ini   mengajarkan asistensi pendidikan Pancasila dan Bela Negara yang diselenggarakan sementara ini   di tiga kota yakni Ambon, Maluku dan Medan.

''Dengan asistensi pendidikan Pancasila dan bela negara, para siswa  memiliki bekal kuat akademis dan karakter untuk mampu bersaing di Abad 21,'' kata Supriano di Jakarta.

Kepala sekolah dan guru harus memasukkan muatan pendidikan karakter di semua mata pelajaran. Tidak hanya IPS, IPA, Pendidikan Kewarganegaraan dan juga Matematika dan mata pelajaran lain. Pendidikan karakter bukanlah kurikulum, tetapi merupakan hidden kurikulum yang masuk pada semua mata pelajaran.

Melalui asistensi pendidikan Pancasila dan Bela Negara tersebut, diharapkan para     siswa yang pernah mengikuti kegiatan ini dapat menularkan semangat positif kepada teman lainnya, hingga akan ada  perubahan diri  yang tadinya  malas menjadi semangat sekaligus lebih  peduli dengan  lingkungan sekitar. (emte)