Ketua KPK :  Jangan Kaget Terkena  OTT


Jakarta, (Itjen Kemendikbud) – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjo mengingatkan kepada seluruh pejabat di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk selalu memperbaiki diri dan terus menjauh dari tindak kejahatan korupsi.

“Jangan kaget, suatu saat akan terkena  operasi tangkap tangan  (OTT)  bagi mereka yang masih bermain-main dengan penyalahgunaan uang negara”, katanya, ketika membuka pertemuan “Penguatan Tata Kelola Pelaksanaan Anggaran 2019 Dalam Mewujudkan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi Di Lingkungan Kemendikbud” di Jakarta, Rabu (9/1/2019).

Dengan nada guyon, Agus menceritakan tentang betapa mudahnya menangkap koruptor belakangan ini, masyarakat melapor ke KPK lantaran makin sadar bahwa korupsi adalah musuh bersama, bahkan ada seorang isteri bupati di Jawa Timur yang melaporkan suaminya hingga berakhir dengan OTT.

Belakangan ini sekitar 6.600 kasus pengaduan disampaikan kepada KPK, beberapa kasus diantaranya sudah didalami dalam bentuk penyelidikan serius termasuk menggelar OTT kepada terduga pelaku.

Jika mengacu takaran Index Transparansi Internasional menyingkap bahwa  upaya pemberantasan korupsi di Indonesia mengalami kemajuan dari tahun ketahun sejak 1999, namun masih saja terjadi tindak kejahatan yang merugikan rakyat itu. Salah satu penyebab diantaranya adalah lambatnya perbaikan system dan perubahan budaya selain dana dari APBN khususnya untuk biaya pendidikan tiap tahun bertambah dari tahun 2015 cuma sebesar Rp.390 Triulyun meningkat pada tahun 2019 sebesar 492 Trilyun.

“Tolong terus perbaiki regulasi  dan kordinasi di internal Kemendikbud untuk meminimalisir peluang korupsi” pesan Agus.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengajak kepada seluruh pejabat dan pemangku kepentingan dunia pendidikan dan kebudayaan untuk selalu introspeksi pada diri sendiri terlebih dahulu sebelum mencermati orang lain.

“Mari kita saling mengingatkan untuk selalu menjauh dari kemungkinan tindak kejahatan korupsi”, pesan menteri dihadapan hampir 400 peserta, dengan menghadirkan para nara  sumber dari KPK, Menko Polhukam,  Kemenpan-RB dan Kejaksaan Agung.(emte)

Tags

KPK
OTT
Kemendikbud