Masalah Guru Masih Jadi Isu Penting RNPK 2019


Jakarta, (Itjen Kemendikbud) - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)    menilai isu penataan guru di seluruh Indonesia masih dianggap penting . Isu ini terlihat dalam kegiatan agenda Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) 11-14 Februari 2019 di Pusdiklat Sawangan Bogor yang rencananya akan dibuka Presiden Jokowi.

Tahun lalu pada saat RNPK yang sama, isu masalah guru sempat menyita perhatian peserta dalam rangkaian diskusi-diskusi panjang, hingga berujung lahirnya  tiga buah  rekomendasi yang terangkum dalam “ketersediaan, peningkatan profesionalisme dan perlindungan serta penghargaan guru.

Isi rekomendasi tersebut masing-masing  pertama mendesak Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah perlu bekerja sama mempercepat terbitnya regulasi yang lebih teknis tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memenuhi kebutuhan guru melalui pengangkatan guru baru atau redistribusi guru.

Kedua, Pemerintah Pusat dan Daerah perlu berkoordinasi dan harmonisasi dalam membuat regulasi tentang pembagian kewenangan dan pembiayaan dalam rangka peningkatan kualitas dan profesionalisme guru berdasarkan pemetaan dan analisis kebutuhan pelatihan guru baik guru PNS maupun bukan PNS.

Ketiga, Pemerintah Daerah perlu membuat aturan hukum terkait perlindungan dan penghargaan guru, dan perlu adanya penganggaran oleh Pemerintah Pusat dan Daerah dalam pelaksanaannya sehingga dapat pula mengoptimalkan peran satuan pendidikan untuk menjamin keamanan serta kenyamanan guru dalam melaksanakan tugasnya.

Menurut Sekjen Kemendijbud Didik Suhardi , peserta RNPK bakal dihadiri 1.224 peserta dalam dan luar negeri, khususnya para pejabat dan pemangku kepentingan dibidang pendidikan dan kebudayaan.

Tema RNPK kali ini "Menguatkan pendidikan, memajukan kebudayaan" yang nantinya dibagi tiga kegiatan utama masing-masing diskusi, pameran dan pertunjukan produk kebudayaan. (emte)