MISTERI IKAN CUPANG


Kalau di rumah, Bang Juki pandai sekali membahagiakan isteri cantiknya Zuleha. Tidak hanya kebutuhan bersolik dipenuhinya, masalah hobi isterinyapun menjadi prioritas termasuk mengoleksi ikan Cupang yang menjadi lambang gengsi dari  kalangan rakyat biasa sampai kaum seleberiti.

Bagi Bang Juki, nama-nama ikan cupang yang beragam jenis tidaklah penting untuk diingat asalkan isterinya senang dan tidak mengganggu aktifitas kelelakiannya di luar rumah. Begitu pula soal jenis, warna dan sampai dari status ikan yang di impor dari Thailand bukanlah sesuatu yang patut bersarang di benak Bang Juki.

“Nyang penting isteri gua senang dan akupun bisa happy di luar,”, demikian kira-kira menjalar pemikiran di otak bang Juki ketika membawa se ekor Cupang dari pasar untuk diserahkan kepada isterinya.

Zuleha pun kegirangan sampai ke ubun-ubun melihat cupang yang disebut suaminya sebagai ikan cupang rekayasa hingga tumbuh menjadi raksasa melebihi lajimnya ikan cupang yang di jual di pasar.

“Abang gak salah beli cupang nyang atu ini, kayaknya mirip ikan sepat bang”, kata Zuleha terkesima mencermata ikan yang ada dalam toples tanpa menghiraukan lagi kain dasternya meliuk-liuk diterpa angin di pelataran rumahnya.

Tapi yang namanya Juki adalah lelaki yang terbiasa meredam kegundahan maupun kemarahan isterinya, dengan sigap dijelaskan asal muasal ikan cupang yang dibeli dari orang Afrika. “Ini cupang gak sembarang cupang dek, kalau dia kawin bisa bertelor semilyar anak”, jawab Juki terkekeh-kekeh lantaran dia hanya asal ngomong saja.

Dalam dua hari terakhir, Juki selalu gelisah kalau berada didepan isterinya lantaran perselingkuhannya hampir saja terungkap ketika tanda cupang dari bekas kecupan pacarnya masih membekas di lehernya. Dia berusaha mengalihkan isu agar isterinya fokus memperhatikan ikan cupang dan tidak terlalu melakukan investigasi forensik kepada dirinya.

Dengan gaya seorang pakar ikan, Juki bergegas membawa cupang raksasa yang sempat dipertanyakan isterinya itu ke kamar mandi dengan maksud hanya untuk berlama-lama mencermati cupangan selingkuhannya.

“Duhh ni cupang menggairahkan sekali, rasanya pengen aku telan bulan-bulat,” tutur Juki berbisik di depan cermin sambil mengelus bekas cupangan di leher, sementara ikan cupang yang baru saja dibelinya dibiarkan dalam ember yang sedang diisi air dari shower.

Menit demi menit makin tidak keruan lagi apa yang sedang dikhayalkan Juki ketika mengelus-ngelus bekas cupangan di depan cermin kamar mandi itu hingga terdengar gumanan sedikit jelas “duhhhh cupang sayang” . Dia tidak sadar kalau sedari tadi isterinya mengintip dibalik pintu.

Tiba-tiba daun pintu kamar mandi didobrak paksa dan Juki tertangkap basah sedang berkhayal ria dengan bekas cupangan selingkungannya. Juki mati kutu dan tertangkap basah, bersamaan dengan ikan yang berada dalam ember sudah kelepek-kelepak lantaran air yang keluar dari shower adalah air hangat.(emte)