Pastikan Tidak Ada Anak Yang Tidak Bersekolah


Tanjung Pandan-Belitung, (Itjen Kemendikbud) – Inspektorat Jenderal Kemendikbud bersama Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Kep. Bangka Belitung menyelenggarakan kegiatan Rapat Koordinasi Evaluasi Implementasi Zonasi Pendidikan dan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Wilayah Klaster 2 dilaksanakan di Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung (3-5 Oktober 2019).
Kegiatan diawali laporan Kepala LPMP Bangka Belitung, Dadang Supriatna, dan pemberian arahan sekaligus pembukaan kegiatan rakor oleh Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Muchlis R. Luddin.
“Evaluasi Implementasi Zonasi PPDB sudah dilaksanakan dalam waktu 77 hari, dan harapannya hasil evaluasi akan ditindaklanjuti khususnya di Bangka Belitung.” Ujar Kepala LPMP Bangka Belitung, Dadang Supriatna.
“Pentingnya evaluasi dan rekomendasi tindak lanjut setelah Rakor. Kemudian apa yang harus dilakukan agar bermanfaat untuk kebijakan kedepan. Kita harapkan ada masukan dari peserta untuk implementasi Zonasi dan lebih terarah. Seperti apa yang ditindak lanjuti kedepannya, kemudian wajib lapor kemana?” lanjut Dadang.
“Zonasi harus dievaluasi: agar target dan sasaran zonasi bisa kita laksanakan” arahan Inspektur Jenderal Muchlis R. Luddin.
“Jangan sampai ada anak yg tidak masuk sekolah. Kebijakan kita harus jemput bola jangan menunggu. Semua memastikan bahwa seluruh anak-anak dipastikan mendapat Pendidikan.” Ujar Muchlis.
Kegiatan Rakor Evaluasi Implementasi Zonasi PPDB dihadiri 80 peserta, yang terdiri dari Satgas Wilayah Bangka Belitung, Satgas Wilayah Jawa Barat, Satgas Wilayah Aceh, Satgas Wilayah Sulawesi Barat. (snt)