Pendaftaran Guru Penggerak Angkatan 2 Dibuka


Jakarta, (Itjen Kemendikbud) – Setelah sukses menyelenggarakan program Guru Penggerak Angkatan Pertama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali membuka kesempatan bagi guru untuk mengikuti program Guru Penggerak Angkatan 2. Pendaftaran dibuka sampai dengan 7 November 2020. Informasi lebih lanjut mengenai program dapat diakses melalui laman https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak.

Program Guru Penggerak adalah program pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran. Program ini meliputi: pelatihan daring, lokakarya, konferensi dan pendampingan selama 9 bulan. Guru Penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada murid, serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil Pelajar Pancasila.

Angkatan pertama Program Guru Penggerak telah merekrut sebanyak 2.800 guru dan 614 pengajar praktik/pendamping dari 56 kabupaten/kota untuk mengikuti pendidikan Guru Penggerak. Program Guru Penggerak akan terus diperluas pada 514 kabupaten/kota secara bertahap dan pada akhir 2024 akan ada 405.99 guru penggerak di seluruh Indonesia.

“Pendidikan Guru Penggerak ini pada intinya merupakan upaya untuk membentuk SDM unggul, calon-calon pemimpin pendidikan masa depan Indonesia yang fokus utama kepada murid dan pembelajarannya,” jelas Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Iwan Syahril dalam Koordinasi Pelaksanaan Program Pendidikan Guru Penggerak pada Senin, (12/10/2020).  

“Fokus kepada pembelajaran murid adalah suatu tantangan dan aspek yang terlemah yang kemudian harus kita kelola dan tingkatkan bersama-sama sehingga bisa menjadi lebih baik lagi, karena itu dibutuhkan pemimpin-pemimpin yang berpendidikan dan tentunya fokus kepada pembelajarannya,” lanjut Iwan.

Iwan menegaskan, guru-guru penggerak akan menjadi guru yang mandiri, berpihak kepada murid, bisa melakukan manajemen pembelajaran dengan baik, mengembangkan inovasi-inovasi di sekolah dan berperilaku sesuai dengan kode etik.

Kemendikbud mengajak guru-guru terbaik untuk mendaftarkan diri menjadi Guru Penggerak. Kemendikbud juga mengajak guru-guru berpengalaman, kepala sekolah, pengawas sekolah dan praktisi pendidikan untuk menjadi pengajar praktik yang bertugas untuk melatih dan mendampingi calon guru penggerak.