Perpanjang Masa Belajar Di Rumah


Jakarta, (Itjen Kemendikbud) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memperpanjang masa belajar dari rumah bagi siswa jenjang SMA/SMK di Jawa Timur hingga 14 Juni 2020. Semula masa belajar dari rumah bagi siswa jenjang SMA/SMK berakhir Senin 1 Juni 2020.
 
"Untuk sekolah SMA dan SMK, tetap akan masuk atau dimulai pembelajaran bagi siswa yang ada di semester genap, itu akan masuk pada 2 Juni, itu pembelajaran di rumah," kata Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Malang, Jawa Timur, Minggu 31 Mei 2020.
 
Khofifah menambahkan proses pembelajaran dilakukan dari rumah masing-masing siswa dengan memanfaatkan teknologi daring atau online. Hal itu sesuai surat edaran yang dikeluarkannya pada 16 April 2020 lalu. Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam nomor 420/2438/101.1/2020 perihal perpanjangan pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran corona virus disease (covid-19) di Jawa Timur.


"Jadi tetap proses belajar mengajar bagi siswa SMA/SMK pada 2 Kuni, sesuai dengan surat edaran gubernur per tanggal 16 April yang lalu, pada 2 Juni mereka akan memulai proses belajar mengajar, tetapi mereka belajar di rumah," imbuhnya.
 
Perpanjangan masa belajar dari rumah ini mempertimbangkan sejumlah hal. Antara lain berpedoman pada edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2020 tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran covid-19. Selain itu juga memperhatikan perkembangan penyebaran covid-19 di Jawa Timur.
 
"Mereka belajar di rumah, sampai ada penjelasan berikutnya. Sehingga para guru juga tetap akan melanjutkan kurikulum masing-masing, sesuai dengan proses belajar di rumah," ungkapnya.