Revitalisasi SMK Akan Menyesuaikan Pengembangan Ekonomi


Jakarta, (Itjen kemendikbud) – Program revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang kini tengah dilakukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan fokus kepada pemenuhan kebutuhan pasar kerja bagi wilayah-wilayah pengembangan ekonomi di Indonesia, dengan membuka belasan ribu sekolah baru.

Mengutip laporan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Menengah yang diterima hari Jumat (1/2/2019) disebutkan, setidaknya terdapat sembilan bidang studi yang dirancang untuk kemudian didistribusikan menjadi paket keahlian SMK yang nantinya dibuka sesuai potensi pengembangan ekonomi di berbagai wilayah di Indonesia.

Bidang studi tersebut masing-masing mencakup teknologi dan rekayasa, teknologi informasi dan komunikasi, kesehatan, pariwisata, seni pertunjungan, seni rupa dan kroya, perikanan dan kelautan, agribisnis dan agroteknologi serta bidang studi bisnis dan manajemen.

Untuk wilayah pengembangan ekonomi di pulau Sumatera akan didirikan 4.954 sekolah SMK baru, di pulau Jawa 13.227 sekolah,  di Bali dan Nusa Tengara 1.125 sekolah, di Kalimantan 1.272 sekolah, di Sulawesi 2.266 sekolah, di Maluku 369 sekolah dan Papua 278 sekolah.

Keahlian bidang studi yang nantinya dibuka di berbagai wilayah pengembangan ekonomi di masing-masing pulau berbeda satu sama lain dengan menyesuaikan kebutuhan setempat. (emte)