TIDAK LAMA LAGI TERSEDIA BIMBINGAN KONSELING ONLINE


Jakarta, (Itjen Kemendikbud) - PPPPTK Penjas dan Bimbingan Konseling Kemendikbud, sedang merancang program Bimbingan Konseling (BK) berbasis online, sebagai jawaban terhadap tuntutan konseling masa kini yang benar-benar mudah, murah dan efektif bagi pengguna anak didik diseluruh Indonesia termasuk para guru yang bertugas sebagai tenaga bimbingan konseling di sekolah.

Hasil penelitian yang dilakukan sebelum maupun setelah adanya pandemik copid-19, terlihat kecenderungan peserta didik era saat ini memiliki keunikan karekteristik berfikir maupun dalam memaknai berbagai obyek di sekitarnya. Dalam mencari teman berbagi atau curhat misalnya,  untuk masalah pribadinya peserta didik memiliki standar tersendiri, baik dari segi subyek maupun mekanisme proses curhat.

Banyak peserta didik yang curhat masalah pribadi dengan teman sebayanya, hal tersebut dipandang wajar sebagai konsekwensi tahap perkembangan di masa awal remaja yang lebih interaktif dengan sebaya, meskipun sudah jelas di sekolah disediakan guru BK yang ditugaskan untuk mendampingi secara psikologisnya.

Layanan BK di sekolah memiliki peran yang serius dalam menciptakan kondisi psikologis yang positif pada peserta didik, namun demikian kinerja dan keberadaan layanan BK belum maksimal seperti yang diharapkan oleh peserta didik.

Banyak kendala dalam proses optimalisasi layanan BK di sekolah.  Secara internal tenaga BK perlu peningkatan kompetensi dan harapan untuk kembali bekerja dalam koridor khasanah keilmuan dan regulasi Bimbingan Konseling. Sementara secara eksternal perlunya dukungan dari berbagai pihak untuk optimaliasi layanan BK termasuk mekanisme dan media layanan yang harus progresif sesuai perkembangan zaman peserta didik.

Pelayanan konseling melalui media online saat ini dikembangkan oleh PPPPTK Penjas BK Kemendikbud, tidak dapat dipisahkan dengan sosok  Kritiawan M.Si sebagai penggagas dan pelopor media SIBERLING, sebuah media cyber counselling mentargetkan aplikasi yang cukup simpel dan universal yang dapat diadopsi oleh semua guru BK se Indonesia.

Melalui media aplikasi tersebut guru BK dapat melakukan analisis kondisi siswa secara lebih cepat dan akurat, dapat menyampaikan materi-materi soft skill untuk peserta didik dengan tidak perlu tatap muka di kelas, guru dapat memfasilitasi peserta didik untuk menentukan pilihan studi lanjut atau karier melalui rekomendasi peminatan, dan yang paling penting melalui media tersebut dapat melayani curhat siswa tanpa harus bertemu langsung.

Bagi peserta didik sangat diuntungkan karena dapat memberikan data pribadi pada guru BK, mendapatkan materi-materi soft skill, dan curhat masalah pribadi pada guru BK cukup melalui android.   Apalagi dalam masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) maka siswa peserta didik dapat mengakses segala layanan BK dari mana saja melalui Android.