Berita

Kemendikbudristek Dorong Implementasi Gerakan Sekolah Sehat di SMA Seluruh Indonesia

Kemendikbudristek Dorong Implementasi Gerakan Sekolah Sehat di SMA Seluruh Indonesia

Penulis: Romanti

 

(Jakarta, Itjen Kemendikbudristek) – Dalam rangka mendukung transformasi pendidikan melalui kebijakan Merdeka Belajar, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melaksanakan advokasi dan koordinasi Program Gerakan Sekolah Sehat (GSS) kepada SMA binaan tahun 2024 di Jakarta, Senin (13/05/2024)

. Program ini sejalan dengan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, yang menekankan pentingnya kesehatan di lingkungan sekolah.

Surat Edaran Dirjen Paud Dikdas dan Dikmen Nomor 1725/C/C4/DM.00/02/2024, tertanggal 19 Februari 2024, menyatakan bahwa GSS merupakan gerakan gotong-royong yang melibatkan pemerintah pusat dan daerah serta berbagai mitra untuk menciptakan sekolah sehat dan generasi hebat.

Direktur SMA, Winner Jihad Akbar, dalam acara Advokasi Implementasi Gerakan Sekolah Sehat, Satuan Pendidikan Binaan Tahun 2024 Jenjang SMA Regional 1, menggarisbawahi pentingnya penerapan lima kebiasaan sehat di sekolah, yaitu sehat bergizi, sehat fisik, sehat imunisasi, sehat mental, dan sehat lingkungan. “Satuan pendidikan harus mampu mengembangkan model implementasi GSS yang efektif, kreatif, dan menyenangkan agar bisa ditiru oleh sekolah lainnya,” ujarnya.

Acara ini bertujuan untuk melakukan advokasi dan koordinasi Program GSS kepada Satuan Pendidikan Binaan Tahun 2024 Jenjang SMA. “Melalui advokasi ini, diharapkan satuan pendidikan dapat berperan aktif dalam menciptakan generasi yang sehat dan hebat,” tambah Winner.

Kegiatan ini melibatkan kepala sekolah dan perwakilan dari satuan pendidikan binaan di 13 provinsi, termasuk Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, dan D.I. Yogyakarta. Sebanyak 173 SMA dari total 514 SMA kabupaten/kota berpartisipasi dalam acara ini.

Narasumber yang hadir dalam kegiatan ini berasal dari Kementerian Kesehatan, Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik), Pusat Kurikulum, Pusat Perbukuan, Tim Staf Khusus Menteri, Kepala SMA, dan Direktorat SMA.

Dengan adanya advokasi dan koordinasi ini, diharapkan implementasi GSS dapat berjalan dengan baik dan menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung kesehatan serta pembentukan generasi penerus bangsa yang sehat dan berkualitas.