Unicamp Preloader
Artikel

Pentingnya Pendidikan Nasionalisme sejak dini

Pentingnya Pendidikan Nasionalisme sejak dini

Penulis: M. Althaf, Romanti

Di era globalisasi saat ini, informasi baik dari dalam maupun luar negeri sangat mudah diakses. Globalisasi mempengaruhi hampir semua aspek kehidupan yang ada di masyarakat termasuk diantaranya aspek budaya dan pendidikan.

Upacara bendera menjadi salah satu upaya untuk memupuk nasionalisme. (Foto: Redaksi – Ikram).

Dengan masuknya budaya dan pemahaman dari luar negeri, meninggikan risiko akan memudarnya budaya bangsa hingga kehilangan jati diri bangsa dan nasionalisme di tengah masyarakat.

Untuk mencegah hal itu terjadi maka diperlukan penanaman nilai-nilai karakter dan semangat nasionalisme sejak dini, karena usia dini merupakan masa keemasan dan menjadi waktu yang tepat untuk pembentukan karakter serta penanaman nilai moral bangsa. Dengan menanamkan jiwa nasionalisme sejak usia dini, akan tumbuh generasi muda yang berkarakter, memiliki wawasan kebangsaan dan mencintai negeri serta tanah airnya.

Pendidikan Nasionalisme bisa dimulai dari lingkungan paling kecil, yaitu lingkungan keluarga hingga lingkungan satuan pendidikan. Berikut ini adalah langkah-langkah yang dapat ditempuh untuk menanamkan nasionalisme pada generasi muda:

  1. Memberikan contoh atau teladan tentang rasa cinta dan penghormatan pada bangsa dengan cara memperkenalkan sejarah melalui tempat wisata bersejarah.
  2. Menanamkan nilai-nilai luhur pancasila dengan melakukan pengaplikasian nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, seperti bergotong royong, bermusyawarah, bertoleransi, dan lain sebagainya.
  3. Memberikan contoh yang baik kepada generasi lebih muda yang sejalan dengan nilai-nilai pancasila.
  4. Memperkenalkan berbagai keragaman budaya bangsa serta kekayaan sumber daya alam bangsa, karena dengan itu akan muncul jiwa nasionalisme untuk menjaga keutuhan dan persatuan tanah air Indonesia.

Jiwa dan sikap nasionalisme menunjukkan bahwa seseorang mampu berjuang, berkorban, dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa yang dapat menjadi pondasi bagi generasi muda untuk bertindak dan berperilaku sesuai dengan norma-norma yang ada dan berkembang di bangsa Indonesia.

Hal terpenting dalam upaya tersebut adalah dapat dilakukan dengan sistem berkelanjutan, atau dilakukan pembiasaan dan tidak hanya dilakukan satu atau dua kali saja. Dengan demikian rasa nasionalisme dalam generasi muda akan terus berkembang.