Terapkan SOTK Baru, Kemdikbudristek Lantik Pejabat

Jakarta, (Itjen Kemendikbudristek) – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menggelar Pelantikan yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal  (Sesjen) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek)  Suharti, di Gedung A Kemdikbudristek pada Senin,(25/04). Dalam kesempatan ini, sebanyak 62 orang pejabat di lingkungan Kemendikbudristek dilantik. Pelantikan dilaksanakan dengan metode luar jaringan (luring) atau tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai dengan prosedur operasional standar, menjaga jarak dan menggunakan masker.

Pelantikan pejabat di lingkungan Kemdikbudristek salah satunya untuk menyikapi hadirnya SOTK baru. (Foto: BKHM Kemdikbudristek).

Di antara 62 pejabat yang dilantik, ada Dyah Ismayanti selaku Asesor Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Utama Biro Sumber Daya manusia Sekretariat Jenderal Kemendikbudristek dan Dr. I gusti Made Ardana selaku Kepala Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif Dan Elektronika.

Sesjen Suharti dalam arahannya menyampaikan, pelantikan hari ini masih menjadi rangkaian upaya Kemendikbudristek untuk meningkatkan kapasitas kinerja organisasi. Serta menyampaikan mengenai kebijakan besar yaitu kebijakan Merdeka belajar yang memiliki esensi besar untuk menggali potensi yang besar bagi para pendidik dan juga para peserta untuk berinovasi dan meingkatkan kualitas pembelajaran  termasuk secara mandiri. “Untuk menggali potensi yang besar bagi para pendidik dan juga para peserta untuk berinovasi dan meingkatkan kualitas pembelajaran  termasuk secara mandiri, mandiri dalam arti bukan sekedar mengikuti proses birokrasi tetapi benar – benar inovasi pendidikan. Untuk mencapai hal tersebut kita memberi ruang  yang begitu lebar untuk tetap berinovasi dengan menyesuaikan kondisi dimana proses belajar mengajar berjalan,” jelas Sesjen Suharti. Pada kebijakan kedua Kemendikbudristek kembali mengeluarkan kebijakan untuk memberikan perhatian yang lebih besar untuk peningkatan kualitas pendidik. Dengan adanya Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru hampir semua provinsi didirikan Balai Guru Penggerak.

Sesjen Suharti berpesan pada seluruh pejabat yang dilantik bahwa tugas Kemendikbudristek amat berat. Ia mengingatkan bahwa seluruh jajaran di Kementerian punya tanggung jawab besar. Semua memegang peran sesuai tugas masing-masing. Oleh karena itu, ia mengimbau agar semua pihak mendukung dan dapat bekerja sebaik mungkin. “Bapak dan ibu berperan dalam memastikan kebijakan pemerintah pusat, betul – betul dilaksanakan sampai disatuan pendidikan. Seperti guru penggerak, sekolah penggerak, rapot pendidikan dan sebagainya harus betul –betul bisa dilaksanakan. Kami juga berpesan bahwa peran bapak dan ibu sekalian juga sanagt penting untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas di masing-masing satuan kerja,” pungkas Sesjen Suharti

Prosesi upacara pelantikan ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Kemendikbud RI, diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya, dibacakan Keputusan Mendikbudristek sebagai pembuka dalam acara tersebut untuk  menyampaikan daftar nama pejabat yang dilantik dan jabatan yang diemban, diikuti dengan proses pembacaan sumpah jabatan yang dipimpin oleh Sesjen Kemendikbudristek yang disaksikan oleh seluruh peserta juga dengan bersumpah menurut agama yang dianut oleh masing-masing pejabat, dengan tujuan agar para pejabat tersebut dalam menjalankan tugasnya penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi kepentingan memajukan bangsa Indonesia.

Ditulis oleh: Kintan Khairunissa, Romanti.

0 komentar

Mari berkomentar

Email anda tidak akan ditampilkan.