Memahami Istilah Endemi, Epidemi, dan Pandemi

MEMAHAMI ISTILAH ENDEMI, EPIDEMI, DAN PANDEMI

oleh dr. Novrina W. Resti

Jakarta, (Itjen Kemendikbud) – Dengan merebaknya wabah Coronavirus Dissease 2019 (Covid-19), masyarakat kini diperkenalkan dengan istilah yang ada dalam ilmu epidemiologi. Masyarakat kini sering membaca beberapa istilah yang muncul terkait pola suatu penyakit, di antaranya adalah endemi, epidemi, dan pandemi.

Sering kali masyarakat salah dalam menggunakan ketiga istilah tersebut. Sesungguhnya, terdapat perbedaan definisi di antara istilah tersebut.

Endemi adalah penyakit yang berjangkit di suatu daerah atau pada suatu golongan masyarakat. Endemi merupakan keadaan atau kemunculan suatu penyakit yang konstan atau penyakit tersebut biasa ada di dalam suatu populasi atau area geografis tertentu. Contoh penyakit endemi di Indonesia adalah malaria dan demam berdarah dengue (DBD).

Epidemi adalah penyakit menular yang berjangkit dengan cepat di daerah yang luas dan menimbulkan banyak korban. Peningkatan angka penyakit di atas normal yang biasanya terjadi secara tiba-tiba pada populasi suatu di area geografis tertentu. Contoh penyakit yang pernah menjadi epidemi adalah virus Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) pada 2019, Avian Influenza/flu burung (H5N1) di Indonesia pada 2012, dan SARS di 2003.

Pandemi adalah wabah yang berjangkit serempak di mana-mana, meliputi daerah geografis yang luas. Pandemi merupakan epidemi yang menyebar hampir di seluruh negara atau benua, biasanya mengenai banyak orang. Contoh penyakit yang menjadi pandemi adalah Coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Referensi:

https://kbbi.web.id/pandemi

https://www.cdc.gov/csels/dsepd/ss1978/lesson1/section11.html

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/29451044

https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/1040841X.2018.1438986

https://www.who.int/csr/don/archive/year/en/

to top